Find us on Google Plus

Kamis, 19 Maret 2015

Posted by liya aliycia on 00.44 in | No comments
Penyakit kanker lidah merupakan suatu penyakit yang sangat ganas sehingga tak heran jika banyak orang yang meregang nyawa akibat dari penyakit ini. Pengobatan dari penyakit ini pun harus di lakukan secara teliti dan efektif karena jika tidak sel kanker yang tumbuh pada lidah tidak akan teratasi sampai ke akarnya. Selain dengan do'a dan keyakinan untuk sembuh penderita penyakit kanker lidah ini pun harus mentaati beberapa pantangan makanan yang tidak boleh untuk di konsumsi karena dengan mentaati aturan tersebut akan membantu para penderita kanker lidah untuk mendapatkan kesembuhan secara cepat dan maksimal.

Dan Berikut Beberapa Pantangan Makanan Penderita Kanker Lidah :

Aneka sayur-sayuran dan buah-buahan
  • Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
  • Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kinerja obat-obatan.
  • Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh. Kekurangan oksigen dapat menurunkan imunitas tubuh yang dapat memicu perkembangan sel kanker.
  • Durian menghasilkan alkohol sehingga merangsang berkembangnya sel kanker. Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.
  • Lengkeng dan Nangka mengandung zat yang dapat mendorong pertumbuhan sel kanker.
Aneka daging-dagingan
  • Lemak daging Sapi, Kerbau, Kambing, Babi memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
  • Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara itu, bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Ikan asin juga menyebabkan gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker.
  • Seafood seperti udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.
  • Daging unggas, biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia, hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.
Makanan yang diawetkan dan dibakar
  • Makanan yang diawetkan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogenaktif. Makanan yang dibakar, di bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen.
Banyaknya makanan yang harus dihindari, pasti membuat Anda bingung memikirkan makanan yang aman dan sehat bagi penderita kankerKeterangan di bawah ini dapat membantu Anda memilih makanan yang dapat anda konsumsi secara aman.

Penderita kanker di sarankan untuk memakan makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau, kerang, dan buah serta sayuran yang kaya akan vitamin C.

Kerang mengandung omega 3 yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap sel kanker dan dapat dikonsumsi penderita kanker dengan cara dikukus atau direbus dan dengan catatan tidak terlalu sering karena meskipun mengandung omega 3, kerang juga mengandung lemak dan kolesterol yang cukup tinggi.

Kacang kedelai dan produk kedelai tanpa difermentasi diketahui mengandung genistein dan diketahui dapat menghambat pertumbuhan tumor dalam percobaan laboratorium.

Makanlah makanan anti-kanker yang mengandung vitamin A dan C, seperti sayur-sayuran yang hijau tua : brokoli (sejenis kembang kol), sawi hijau, bayam, selada air, bit (lobak merah), kangkung (dianjurkan agar tidak terlalu sering dikonsumsi karena dapat mengurangi efektifitas obat), dan bahkan rumput yang bunganya kuning!

Makanan yang berwarna kuning-oranye juga baik untuk kanker karena mengandung vitamin A dan C: sayur-sayuran : wortel, ubi, labu, ubi jalar; buah-buahan : aprikot, buah lemon, pepaya, buah persik, semangka, tomat, dll.

Pola makan yang baik akan membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh Anda dan merupakan barisan pertahanan Anda yang pertama. Mengikuti pola makan yang benar dapat menjadi tindakan yang bijak selama proses pengobatan.

0 komentar:

Posting Komentar

Search Our Site

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter