Find us on Google Plus

Kamis, 26 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 01.21 in | No comments
Hepatitis B adalah istilah untuk hati yang meradang akibat infeksi dari virus atau dari terlalu banyaknya mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan. Sekitar 350 juta orang di seluruh dunia konon sudah terinfeksi penyakit ini. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati agar tidak terinfeksi hepatitis B. Salah satu caranya adalah dengan mengetahui tanda dan gejala dari penyakit hepatitis B.

Yang paling pertama adalah kita harus mengetahui dulu apa itu hepatitis B. Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B atau disingkat menjadi HBV. Virus ini termasuk dalam keluarga virus yang dikenal dengan sebutan Hepadnaviridae. Virus hepatitis B terdiri dari deoxyribonucleic acid atau DNA. Virus ini dapat mempengaruhi hati sehingga organ hati bisa rusak, namaun cara mendeteksinya dilakukan dengan sampel darah. Sebenarnya ketika virus masuk ke dalam tubuh, virus tidak secara langsung merusak hati. Melainkan, itu hanyalah respon dari sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kerusakan hati. Sistem kekebalan tubuh inilah yang membunuh sel-sel hati ketika mencoba untuk membunuh virus. Karena adanya kerusakan pada organ hati, maka efeknya adalah perlindungan yang dilakukan oleh sistem kekebalan tubuh menjadi tidak seimbang.

Virus hepatitis B dapat dengan mudah menular, penularan hepatitis B biasanya melalui paparan darah atau cairan tubuh lainnya yang terinfeksi virus hepatitis B. Virus hepatitis B biasanya ditemukan pada beberapa cairan tubuh seperti air mani, air susu ibu, air liur, dan cairan vagina dari orang yang terinfeksi. Oleh karena itu, paparan cairan tubuh juga bisa menularkan virus hepatitis B. Karena itu, salah satu pencegahannya adalah dengan tidak menggunakan barang-barang pribadi secara bersama-sama, hal ini dapat menjadi jalan berpindahnya virus hepatitis B. Ibu hamilpun dapat menjadi jalan penularan hepatitis B kepada bayinya.

Klasifikasi Hepatitis B

Hepatitis B dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis yaitu hepatitits B akut dan hepatitis B kronis. Hepatitis B akut terjadi pada 1 sampai 4 bulan pertama sejak terinfeksi virus hepatitis B. Bagi sebagian orang yang terinfeksi hepatitis B, mereka tidak memiliki gejala tetapi yang lain memiliki gejala seperti:
  • Demam
  • Gejala yang menyerupai penyakit flu
  • Sering kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Perut terasa mual
  • Warna kulit dan putih mata menjadi berwarna kuning
  • Nyeri di daerah hati
  • Timbulnya ruam pada telapak tangan
  • Darah terlalu encer sehingga sulit membeku
  • Gangguan penglihatan karena penurunan penyerapan vitaminA
  • Dapat pula terjadi osteoporosis karena penurunan penyerapan vitamin D
Dalam kasus yang jarang terjadi, misalkan pada penyakit yang disebut dengan hepatitis fulminan. Penyakit ini terjadi karena kerusakan hati yang sangat parah, sehingga organ hati berhenti berfungsi. Kondisi ini mengancam nyawa penderitanya dan dapat menyebabkan masalah pendarahan yang dapat mengakibatkan kematian.

Gejala hepatitis B kronis yang bervariasi. Hal ini juga tergantung pada tingkat keparahan dari kerusakan hati. Hati memiliki banyak fungsi diantaranya adalah:
  • Manghasilkan empedu yang berasal dari perombakan sel darah merah. Fungsi empedu sebagai pengemulsi lemak.
  • Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh dan membunuh bibit penyakit.
  • Mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya sebagai cadangan gula, serta mengatur kadar gula dalam darah.
  • Membentuk protein tertentu dan merombaknya.
  • Tempat untuk mengubah provitamin A menjadi vitamin A
  • Tempat pembentukan protrombin dan fibrinogen yang berperan dalam pembekuan darah.
  • Mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh.
Gejala hepatitis B dapat berpengaruh kepada fungsi hati. Untuk penderita hepatitis B kronis, biasanya mereka tidak mempunyai gejala. Namun ketika imun tubuh penderita hepatitis B memburuk, maka hati bisa meradang, hal ini menyebabkan terjadinya sirosis hati atau terjadi luka yang sangat parah pada organ hati. Ketika ini terjadi, tanda-tanda dan gejala muncul.

Kita harus selalu ingat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Salah satu cara pencegahan penyakit hepatitis B adalah dengan melakukan vaksinasi hepatitis B. Saat ini vaksinasi hepatitis B mudah didapat walaupun harganya masih terlalu mahal. Berhati-hati terhadap apa yang kita pakai juga merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyakit hepatitis B. Dan jika Anda merasa bahwa Anda terinfeksi penyakit hepatitis B, maka segera kunjungi balai pengobatan kami dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah orang lain terinfeksi.

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional hepatitis b

Rabu, 25 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 17.30 in | No comments
Benjolan di ketiak atau Lymphadenitis adalah peradangan pada salah satu atau lebih kelenjar getah bening, yang biasanya menjadi bengkak dan lunak. Jadi ketika kelenjar getah bening di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha membengkak dan terasa sakit ketika ditekan, itu merupakan pertanda adanya lymphadenitis.
Faktor penyebab Benjolan di ketiak

1. Infeksi bakteri dan jamur

Benjolan di ketiak karena infeksi bakteri atau lebih di kenal dengan bisul di ketiak. Bisul di ketiak terjadi karena bakteri masuk ke pori-pori dan folikel rambut, misalnya setelah menggaruk-garuk ketiak atau mencabut bulu ketiak dengan tidak memperhatikan kebersihan. Itulah penyebab kelenjar getah bening di ketiak menjadi bengkak. Jika dibiarkan maka akan berlanjut menjadi infeksi yang menyakitkan yang dapat menyebabkan abses atau kumpulan nanah. Apabila ada koreng atau luka yang terinfeksi juga dapat menmenyebabkan benjolan pada ketiak karena kelenjar getah beningnya membengkak. Selain infeksi jamur dan bakteri, infeksi protozoa dan infeksi virus seperti HIV/AIDS, cacar, mononukleosis dan herpes juga dapat mengakibatkan membengkaknya kelenjar getah bening yang menyakitkan pada ketiak.

2. Mencukur bulu ketiak

Mencukur bulu ketiak juga dapat mengakibatkan rambut tumbuh ke dalam, yang terkadang juga dapat menjadi benjolan berbahaya di ketiak.

3. Penggunaan deodorant

Ternyata penggunaan deodorant juga dapat mengakibatkan benjolan di ketiak. 

4. Reaksi alergi

Reaksi alergi terhadap penisilin, yodium, sulfa dan obat-obatan lainnya juga dapat menyebabkan benjolan pada ketiak. Selain itu vaksin tifoid dan cacar juga mengakibatkan kelenjar getah bening membengkak.

Bahaya benjolan di ketiak, tanda adanya Kanker

Benjolan di ketiak dapat berbahaya karena, bisa jadi itu merupakan indikasi adanya kanker. Kanker payudara tidak hanya terjadi pada wanita tetapi juga pada pria. Jika anda memiliki benjolan di ketiak serta mempunyai riwayat keluarga dengan kanker payudara. Dan apabila terjadi gejala sperti dibawah:

- Benjolan keras, kemerahan dan terasa sangat menyakitkan
- Demam tinggi di atas 38 C
- Terjadi kejang
- Sesak nafas atau kesulitan bernafas
Segeralah periksakan diri anda, dan obati penyakit anda sebelum penyakit anda menjadi lebih parah lagi.

Baca  juga artikel lainya obat herbal benjolan di ketiak

Jumat, 20 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 19.52 in | No comments
Mastitis adalah peradangan payudara biasanya disebabkan oleh infeksi. Hal ini dapat terjadi pada setiap wanita, meskipun mastitis yang paling umum terjadi dalam 6 bulan pertama menyusui.

Mastitis dapat membuat Ibu merasa sangat lelah dan sakit. Ditambah dengan tuntutan merawat bayi yang baru lahir, hal ini membuat banyak perempuan berhenti menyusui sama sekali. Tapi sangat disarankan untuk dapat terus menyusui bayi. Karena menyusui membantu untuk membersihkan infeksi. Menyusui dengan payudara yang terkena mastitis tidak akan membahayakan bayi.

Meskipun sangat sakit dan membuat ibu terkadang patah semangat dalam memberikan ASI eksklusif, mastitis dapat disembuhkan dengan pengobatan yang benar.

Apa sih penyebab mastitis itu?

Mastitis paling sering terjadi ketika bakteri memasuki payudara melalui puting. Hal ini dapat terjadi ketika seorang ibu menyusui memiliki puting yang terluka atau pecah-pecah.

Faktor lain yang juga dapat menyebabkan mastitis:
  • Tidak menyusui dalam waktu yang cukup lama, misalnya karena berpergian
  • Menyusui namun tidak tuntas, sehingga payudara tidak benar-benar kosong. Pastian bayi menyusui (latch on) dengan benar. Bila tidak yakin, kunjungi konselor laktasi di rumah sakit bersalin.
Bagaimana gejala-gejala mastitis?

Mastitis biasanya ditandai dengan adanya satu bagian di salah satu payudara yang terasa sakit. Terasa hangat saat disentuh dan atau berwarna kemerahan. Ibu juga mungkin mengalami demam, menggigil, dan nyeri tubuh.

Tanda-tanda bahwa mastitis makin parah:
  • kelenjar getah bening di ketiak sebelah payudara yang terinfeksi membengkak dan terasa sangat menyakitkan,
  • detak jantung cepat,menderita gejala seperti flu.
Mastitis dapat menyebabkan payudara membengkak dan terasa seperti benjolan yang keras dan menyakitkan.

Apakah ada yang membuat seseorang lebih beresiko terkena mastitis?

Seseorang lebih mungkin mendapatkan mastitis saat menyusui jika:
  • Pernah mengalami mastitis sebelumnya
  • Menunda atau melewatkan sesi menyusui
  • Tidak mengosongkan payudara sepenuhnya secara teratur
  • Mengalami luka pada puting yang disebabkan karena posisi menyusui yang tidak benar
  • Menderita anemia. Anemia membuat seorang ibu lebih mudah lelah dan menurunkan tingkat ketahanan tubuh terhadap infeksi seperti mastitis.
Ibu menyusui bisa mendapatkan mastitis setiap saat, namun paling sering terjadi dalam 2 bulan pertama bayi. Setelah 2 bulan, pola menyusui bayi umumnya menjadi lebih teratur sehingga membantu mencegah mastitis.

Dokter dapat mendiagnosa penyakit mastitis dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang gejala yang dialami oleh Ibu dan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan di lab biasanya tidak diperlukan.

Baca juga artikel lainya obat tradisional mastitis

Kamis, 19 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 23.35 in | 1 comment
Kanker usus adalah tumor ganas pada usus. Usus merupakan saluran pencernaan yang dimulai dari ujung bawah lambung sampai sebelum rektum. Usus manusia terdiri dari usus halus dan usus besar. Usus halus terbagi 3 bagian, mulai dari bagian pertama yang menerima makanan dari lambung disebut usus dua belas jari atau duodenum, dilanjutkan oleh usus kosong atau jejunum, dan terakhir usus penyerapan atau ileum. Usus besar atau kolon terdiri dari kolon asenden, kolon transversum, kolon desenden, dan kolon sigmoid. Diantara usus halus dan usus besar terdapat usus buntu atau caecum. Usus buntu memiliki sebuah saluran buntu seperti tabung yang disebut dengan umbai cacing atau apendiks. Kanker usus adalah tumor yang terjadi disepanjang saluran tersebut. Kanker pada usus secara umum lebih sering terjadi pada usus besar dibandingkan dengan usus halus.


GEJALA

Gejala pada kanker usus bervariasi tergantung pada letak kankernya. Kanker pada usus halus seringkali tidak jelas dan tidak spesifik, seperti nyeri perut melilit yang hilang timbul, mual, sembelit, muntah, berkurangnya berat badan, dan anemia kronis. Karena gejala yang tidak spesifik ini, penegakan diagnosis kanker usus halus sering terlambat sekitar 6-8 bulan dari gejala pertama kali muncul. Gejala akan bertambah berat bila tumor semakin membesar dan menyumbat jalannya makanan pada rongga usus. Pada kasus yang jarang tumor dapat menyebabkan perforasi pada dinding usus. Perdarahan pada rongga usus juga dapat terjadi, bila perdarahan sedikit-sedikit tidak akan terjadi perubahan bentuk tinja dan kelamaan akan dapat menyebabkan anemia. Bila perdarahannya banyak, tinja akan berubah warna menjadi kehitaman dan lengket seperti aspal, bau, dan pasien dapat mengalami pusing dan pingsan karena banyaknya darah yang keluar.

Kanker usus besar atau kanker kolon memiliki gejala utama perubahan kebiasaan buang air besar. Perubahan gejala ini dapat berupa diare, sembelit, buang air besar berdarah, tinja berbentuk kecil-kecil seperti biji salak, dan buang air besar yang tidak lampias. Gejala lain dapat berupa nyeri perut, keram, kembung, mual, lemas, penurunan berat badan, muntah, dan teraba benjolan di dalam perut.

PENYEBAB

Penyebab terjadinya kanker usus dapat berupa faktor genetik yang diturunkan seperti: familial adenomatous polyposis dan hereditary nonpolyposis colorectal cancer. Kebiasaan diet dengan makanan daging merah dan makanan yang diasapkan meningkatkan risiko terkena kanker usus sebanyak 2-3 kali lipat. Kebiasaan mengkonsumsi tembakau dan alkohol juga diketahui sebagai penyebab kanker usus. Beberapa penyakit lain yang dapat menjadi awal terjadinya kanker adalah penyakit Crohn, penyakit celiac,dan polip usus. Faktor risiko lain yang tidak dapat dirubah adalah usia, 90% dari kanker usus besar ditemukan pada pasien dengan usia diatas 50 tahun.

PENGOBATAN                                                                     

Pengobatan kanker usus tergantung bervariasi tergantung dari letak, ukuran, dan persebaran kanker. Kanker pada stadium awal yang ukurannya tidak terlalu besar dapat dilakukan operasi pembedahan untuk mengangkat sel kanker. Semakin besar ukuran kanker operasi yang lebih rumit diperlukan untuk mengangkat bagian usus yang memiliki kanker. Pada kanker stadium lanjut kombinasi dari terapi operasi, radiasi, dan kemoterapi dapat digunakan untuk mencegah kekambuhan dan meningkatkan kemungkinan untuk sembuh. Sebelum memulai terapi kanker sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi atau bedah onkologi untuk merencakan jenis terapi yang optimal.

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional kanker usus

Rabu, 18 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 17.17 in | No comments
Pada artikel ini kita akan membahas gejala penyakit batu ginjal, penyebab, faktor risiko, jenis-jenis batu ginjal serta cara pengobatannya. Batu ginjal (renal lithiasis) adalah gumpalan kecil dan keras yang terbentuk di dalam ginjal anda.

Batu ginjal terbentuk dari mineral dan asam garam. Batu ginjal dapat disebabkan oleh berbagai hal. Pada skenario yang umum, batu ginjal terbentuk ketika urin berkonsentrasi, mineral mengkristal dan menggumpal.

Sakit batu ginjal biasanya dimulai pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul serta bergerak ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Rasa nyeri berubah seiring dengan pergerakan batu ginjal pada saluran urin.

Batu ginjal biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen. Pengobatan rasa sakit dan minum banyak air merupakan bagian dari pengobatan yang sering dibutuhkan. Bagaimanapun, pengobatan dapat membantu mencegah terbentuknya batu ginjal pada mereka dengan peningkatan risiko.

 Gejala Penyakit Batu Ginjal

Batu ginjal dapat ataupun tidak menyebabkan tanda dan gejala sampai batu tersebut bergerak di dalam ureter –pipa yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih. Pada satu titik, tanda dan gejala yang dapat terjadi adalah:
  • Nyeri yang parah pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul
  • Nyeri yang menyebar ke bagian bawah tubuh dan pangkal paha
  • Nyeri pada saat buang air kecil
  • Urin berwarna pink, merah atau coklat
  • Mual dan muntah
  • Sering buang air kecil
  • Demam dan menggigil saat infeksi terjadi
Penyebab & Faktor Risiko

1. Penyebab

Batu ginjal sering tidak terdefinisikan dengan satu penyebab. Beberapa faktor yang sering berkombinasi, membuat kondisi dimana seseorang rentan mengalami batu ginjal.

Batu ginjal terbentuk ketika komponen urin –cairan dan berbagai mineral dan asam- hilang keseimbangan. Ketika hal ini terjadi, urin anda terdapat lebih banyak zat yang mengkristal, seperti kalsium, oxalate dan uric acid, daripada cairan. Pada saat yang sama, pada urin anda terdapat zat yang mengkristal dan menggumpal sehingga terbentuk batu ginjal. Hal ini membuat kondisi dimana batu ginjal lebih mungkin terbentuk.

2. Faktor risiko

Faktor risiko yang dapat meningkatkan batu ginjal terjadi antara lain:
  • Memiliki seseorang dalam keluarga dengan kasus batu ginjal
  • Mereka yang berusia 40 tahun keatas, meskipun batu ginjal dapat terjadi pada usia berapapun
  • Laki-laki lebih cenderung mengalami batu ginjal
  • Dehidrasi
  • Makanan tertentu yang tinggi protein, tinggi sodium dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal
  • Obesitas
  • Memiliki penyakit atau operasi pada saluran pencernaan
  • Kondisi medis lain, antara lain renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism dan infeksi saluran urin tertentu
Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional batu ginjal

Selasa, 17 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 18.21 in | No comments
Apabila anda saat ini sedang mengalami penyakit benjolan di payudara , ada hal yang sangat harus diperhatikan dalam pola makanan dan minuman atau lebih dikenal dengan sebutan pantangan , hal itu sangat perlu untuk dilakukan untuk menunjang tingkat kesembuhan penyakit benjolan di payudara yang anda alami.Pantangan makanan untuk penyakit benjolan di payudara adalah :

 1. Sayur-sayuran

Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kerja obat.
Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.

2. Buah-buahan

Lengkeng dan nangka mengandung zat tumbuh bagi sel kanker , Durian , duku, nanas, dan anggur menghasilkan alkohol sehingga merangsangberkembangnya sel kanker.
Minuman ringan atau soft drink bersifat karsinogen.
Es atau minuman dingin mengganggu kelancaran peredaran darah.
Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.

3. Daging dan Ikan Asin

Daging (sapi, kerbau, kambing, babi) memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara itu, bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Selanjutnya karena ada gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin atau bahan pengawet mayat, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker.

4. Makanan yang Diawetkan

Makanan awetan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogenaktif.
Makanan yang dibakar,bagian yang gosong atau hangus mengandung zat karsinogen.

5. Sea food

Udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.

6. Daging Unggas

Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Suntikan hormon yang diberikan pada ternak mirip hormon anabolic pada manusia. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.

7. Buah-buahan

Durian, nangka, lengkeng, nenas, duku dan anggur bila sangat matang mengandung alkohol yang bisa memicu berkembangnya sel kanker.

Apabila anda bisa menjaga pola makanan seperti diatas untuk lebih mencapai tingkat kesembuhan yang maksimal segera lakukan pengobatan benjolan di payudara untuk menyembuhkan penyakit benjolan di payudara anda.Terimakasih , semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat dan semoga lekas sembuh.

Baca juga artikel pengobatan alami benjolan di payudara Klik Di Sini

Minggu, 15 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 23.41 in | No comments
Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.

Selain itu, kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat. Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia <16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks). Faktor lain penyebab kanker serviks adalah adanya keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, terlalu sering melahirkan.

Ciri-Ciri Perempuan Menderita Kanker Serviks

Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dll. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:
  • Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
  • Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
  • Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  • Mengalami sakit saat buang air kecil
  • Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
  • Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Segera obati penyakit kanker serviks anda dengan Pengobatan Tradisional Kanker Serviks Ace Maxs yang ampuh, aman, tanpa menimbulkan efek samping negatif.
Posted by liya aliycia on 16.34 in | No comments
Tumor otak terjadi karena adanya pertumbuhan sel abnormal di otak Anda. Ada banyak jenis tumor otak. Ada tumor otak yang bersifat non-kanker (benign) dan kanker (malignant). Tumor otak ada yang berasal dari otak Anda (tumor otak primer), dan ada juga yang berasal dari bagian tubuh lain yang menyebar ke otak (sekunder atau metastasis). Pengobatan tumor otak bergantung pada jenis, ukuran dan letak tumor yang Anda miliki.

Gejala

Tanda-tanda dan gejala tumor otak sangat bervariasi dan tergantung pada ukuran, lokasi, dan tingkat pertumbuhan tumor tersebut. Tanda dan gejala yang disebabkan oleh tumor otak adalah :
  • Timbulnya sakit kepala yang tidak biasa
  • Sakit kepalayang secara bertahapmenjadi lebih sering danlebih parah
  • Mual dan muntah tanpa sebab
  • Masalah penglihatan seperti penglihatan kabur, penglihatan gandaataukehilangan penglihatanperifer
  • Perlahan mati rasa di lengan atau kaki
  • Bermasalah dengan keseimbangan
  • Sulit bicara
  • Bingung dalam urusan sehari-hari
  • Perubahan kepribadian dan tingkah laku
  • Kejang, terutama padaseseorang yang tidakmemiliki riwayatkejang
  • Bermasalah dengan pendengaran
Segeralah periksakan diri Anda ke dokter jika Anda mengalami tanda-tanda dan gejala tersebut .
Tumor otak yang dimulai dari otak

Tumor otak primer berasal dari pertumbuhan sel abnormal di otak atau di jaringan sekitarnya seperti membrane penutup otak (meninges), saraf cranial, kelenjar pituitari atau kelenjar pineal. Tumor otak primer dimulai karena adanya kesalahan sel-sel normal (mutasi) dalam DNA. Mutasi tersebut memungkinkan sel untuk tumbuh dan membelah diri secara cepat dan terus hidup sementara sel-sel yang sehat akan mati. Oleh sebab itu, sel abnormal tumbuh dan membentuk tumor. Tumor otak primer jarang terjadi dibandingkan tumor otak sekunder, di mana kanker dimulai di tempat lain dan menyebar ke otak. Ada banyak jenis tumor otak primer, masing-masing memiliki nama sendiri yang diambi dari jenis sel yang tumbuh.
  • Acoustic neuroma (schwannoma)
  • Astrocytoma, juga dikenal dengan glioma, yang mencakupastrocytomaanaplastikdanglioblastoma
  • Ependymoma
  • Germ cell tumor
  • Medulloblastoma
  • Meningioma
  • Oligodendroglioma
  • Pineoblastoma
Baca artikel lainya pengobatan tradisional tumor otak

Rabu, 11 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 22.58 in | No comments
Acquired Immunodeficiency Syndrome atau disingkat AIDS merupakan sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus .Virus AIDS menyerang sel darah putih khusus yang disebut dengan T-lymphocytes.
HIV yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Tanda pertama penderita HIV biasanya akan mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh. Setelah kondisi membaik orang yang terinfeksi HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebalan tubuhnya akan menurun karena serangan demam yang berulang.

Sistem tahapan infeksi WHO
Pada tahun 1990, World Health Organization (WHO) mengelompokkan berbagai infeksi dan kondisi AIDS dengan memperkenalkan sistem tahapan untuk pasien yang terinfeksi dengan HIV-1. Sistem ini diperbarui pada bulan Septembertahun 2005. Kebanyakan kondisi ini adalah infeksi oportunistik yang dengan mudah ditangani pada orang sehat.

1. Stadium I: infeksi HIV asimtomatik dan tidak dikategorikan sebagai AIDS
2. Stadium II: termasuk manifestasi membran mukosa kecil dan radang saluran pernapasan atas yang berulang
3. Stadium III: termasuk diare kronik yang tidak dapat dijelaskan selama lebih dari sebulan, infeksi bakteri  parah, dan tuberkulosis.
4. Stadium IV: termasuk toksoplasmosis otak, kandidiasis esofagus, trakea, bronkus atau paru-paru, dan sarkoma kaposi. Semua penyakit ini adalah indikator AIDS.

Sebelum seseorang bisa dikatakan terkena penyakit HIV/AIDS. Ia akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :

1. Penderita akan mengalami demam tinggi yang berkepanjangan
2. Penderita akan mengalami napas pendek, batuk, nyeri dada dan demam, Ia akan kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah
3. Diare kronis yang tidak dapat dijelaskan pada infeksi HIV dapat terjadi karena berbagai penyebab; antara lain infeksi bakteri dan parasit yang umum (seperti Salmonella, Shigella, Listeria,Kampilobakter, dan Escherichia coli), serta infeksi oportunistik yang tidak umum dan virus (seperti kriptosporidiosis, mikrosporidiosis, Mycobacterium avium complex, dan virus sitomegalo (CMV) yang merupakan penyebab kolitis).
4. Batuk berekepanjangan
5. Esofagitis adalah peradangan pada kerongkongan (esofagus), yaitu jalur makanan dari mulut ke lambung. Pada individu yang terinfeksi HIV, penyakit ini terjadi karena infeksi jamur (jamurkandidiasis) atau virus (herpes simpleks-1 atau virus sitomegalo). Ia pun dapat disebabkan oleh mikobakteria, meskipun kasusnya langka
6. Pembengkakan kelenjar getah bening diseluruh tubuh (dibawah telinga, leher, ketiak, dan lipatan paha)
7. Sakit kepala
8. Sulit berkonsentrasi
9. Respon anggota gerak melambat
10. Sering nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki
11. Mengalami tensi darah rendah
12. Terjadi serangan virus cacar air dan cacar api
13. Infeksi jaringan kulit rambut
14. Kulit kering dengan bercak-bercak.

Penularan HIV AIDS adslah :
1. Hubungan seks
2. Transfusi darah
3. Penggunaan jarum bekas penderita (akupuntur, jarum tattoo, harum tindik).
4. Antara ibu dan bayi selama masa hamil, kelahiran dan masa menyusui.

Obat-obatan HIV AIDS :
1. NRTI (nucleoside atau nucleotide reverse transcriptase inhibitor)
2. NNRTI (non-nucleoside reverse transcriptase inhibitor)
3. PI (protease inhibitor) Fusion Inhibitor

Cara mencegah HIV AIDS adalah dengan ;
1. Hindari seks bebas
2. Jangan berganti-ganti pasangan seksual
3. Gunakan kondom, terutama untuk kelompok perilaku resiko tinggi jangan menjadi donor darah
4. Seorang ibu yang didiagnosa positif HIV sebaiknya jangan hamil.
5. Penggunaan jarum suntik sebaiknya sekali pakai
6. Jauhi narkoba.

Baca juga artikel lainya obat herbal hiv/aids
Posted by liya aliycia on 01.30 in | No comments
Ada banyak obat dengan atau tanpa resep yang dapat membantu meringankan beberapa gejala migrain, tapi belum ada obat yang dapat menyembuhkan migrain. Namun ada cara mengatasi migrain tanpa minum obat. Apa saja?

Meski belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan migrain, tapi dengan melakukan perubahan kecil dalam diet dan gaya hidup Anda dapat mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migrain.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi migrain tanpa minum obat:

1. Menghindari pemicu

Pemicu migrain antara lain rokok (nikotin dapat mempersempit pembuluh darah di otak), terlalu banyak berolahraga berat, stres, perubahan pola tidur, sakit kepala dan leher, masalah gigi, makanan tertentu, bau-bauan yang menyengat, cahaya dan menstuasi.

2. Perhatikan kadar gula darah

Penurunan kadar gula darah dapat memicu migrain karena mengarah pada glukosa yang dilepaskan ke dalam aliran darah, sehingga menyebabkan tekanan darah meningkat. Makan teratur setiap 4 jam dan jangan lebih dari 12 jam semalam tanpa makanan.

Pilih makanan dengan indeks glisemik rendah seperti buah-buahan dan sayuran, yogurt dan keju rendah lemak. Hindari makanan dengan GI tinggi seperti roti putih, kue kering, minuman manis dan permen.

3. Periksa asupan kafein

Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar otak menjadi terlalu terbatas, yang dapat memicu migrain. Lebih dari 300 mg kafein sehari (3 cangkir kopi bubuk atau 5 cangkir instan) dapat menimbulkan masalah. Coba mengurangi atau beralih ke minuman tanpa kafein. Cokelat juga mengandung kafein.

4. Penyedap atau bahan tambahan pangan (BTP)

Banyak orang melaporkan sensitif dengan aditif makanan seperti monosodium glutamat (MSG), aspartam (pemanis buatan), tartrazine (pewarna kuning digunakan untuk warna minuman bersoda dan marzipan), Sulfit (ditemukan dalam anggur) dan natrium benzoat (ditemukan pada udang, margarin, minuman ringan dan permen).

5. Kunyah jahe

Mengunyah jahe dapat meringankan masalah mual dan pencernaan yang cenderung untuk menyertai gejala migrain. Jahe juga dapat memblokir efek dari prostaglandin, yaitu zat yang dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah di otak dan memicu migrain.

6. Tingkatkan kadar serotonin

Studi telah menunjukkan rendahnya tingkat serotonin pada penderita migrain. Makanlah makanan kaya protein seperti ayam, kalkun, telur, produk susu, pisang, kurma, gandum, nasi, kacang-kacangan dan biji-bijian untuk meningkatkan kadar serotonin.

7. Minum air

Dehidrasi juga dapat memicu migrain. Jaringan di sekitar otak terdiri dari air, sehingga ketika kehilangan cairan jaringan tersebut akan menyusut, menyebabkan iritasi dan nyeri. Minum antara 1 dan 2 liter air sehari dapat mengurangi keparahan, durasi dan frekuensi serangan migrain.

8. Vitamin

5HTP digunakan untuk membuat serotonin sehingga dapat membantu untuk mengurangi kerentanan tubuh terhadap serangan migrain. Butterbur dan Coenzyme Q10 juga diyakini membantu mencegah migrain.

9. Makan makanan kaya magnesium

Kekurangan magnesium dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak dan juga berkurangnya gula darah, yang keduanya berpengaruh terhadap serangan migrain. Makanan seperti sayuran hijau, tomat, kacang-kacangan, biji-bijian, gandum utuh, kentang, oat, kacang polong dan ektra khamir banyak mengandung magnesium.

10. Yoga

Yoga dapat membuat Anda tenang, mengurangi stres serta memudahkan sakit dan nyeri. Yoga juga dapat meringankan kekakuan pada leher dan bahu sehingga mencegah kambuhnya gejala migrain

Baca juga artikel lainya obat tradisional migren

Selasa, 10 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 23.31 in | No comments
Ada begitu banyak jenis kanker yang dialami manusia di era modern saat ini. Tak jarang, kanker juga dikarenakan oleh riwayat keluarga yang dulunya juga terkena jenis penyakit yang sama. Agar Anda bisa lebih waspada, berikut adalah delapan penyebab kanker usus besar seperti dilansir coloncancer.about.com.
1. Usia

Usia adalah faktor utama yang mendukung terjadinya kanker usus besar. Apakah itu berarti bahwa usia menyebabkan kanker usus? Tidak secara langsung. Hanya saja menginjak usia usia 50 tahun atau lebih, satu dari empat orang memiliki polip yang memicu peningkatan risiko kanker.

2. Alkohol

Penelitian telah menunjukkan bahwa alkohol meningkatkan risiko kanker kolorektal. Jadi sebaiknya hindari minuman beralkohol atau makanan yang berisi kandungan alkohol.

3. Diabetes

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology menemukan bahwa ketergantungan insulin berkontribusi terhadap perkembangan kanker usus besar. Secara umum, penderita diabetes 40% lebih mungkin mengembangkan kanker usus besar dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes.

4. Makanan

Makanan tinggi lemak dan kolesterol (terutama dari sumber hewan) dapat menyebabkan kanker usus besar. Makan makanan rendah serat juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus.

5. Lingkungan

Penelitian telah menunjukkan bahwa lingkungan dapat memainkan peran besar dalam perkembangan kanker usus besar. Di mana Anda tinggal, siapa di sekitar Anda, apa pekerjaan Anda, dan bahkan ketika Anda bekerja semua dapat mempengaruhi risiko terkena kanker usus besar.

6. Genetika

Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 25% dari kasus kanker usus besar memiliki semacam kaitan genetik. Contoh penyebab genetik yang paling umum dari kanker usus besar termasuk mutasi menuju FAP (familial adenomatosa poliposis) dan HNPCC (kanker kolorektal non-poliposis herediter).

7. Radang usus

Penyakit radang usus, sering ditandai dengan kondisi seperti ulcerative colitis dan penyakit Chron, yang dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker kolorektal. Secara umum, semakin lama seseorang memiliki penyakit radang usus, semakin besar kesempatannya terkena kanker kolorektal.

8. Kurang olahraga

Penelitian telah menunjukkan bahwa gaya hidup berkontribusi terhadap perkembangan kanker usus besar, termasuk kurangnya olahraga.

Inilah delapan penyebab kanker usus yang harus diwaspadai. 

Baca juga artikel lainya obat tradisional kanker usus besar

Minggu, 08 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 22.26 in | No comments
Gondok adalah pembengkakan di leher (di bawah jakun atau laring) karena kelenjar tiroid yang membesar. Penyakit gondok adalah penyakit yang timbul sebagai akibat pembengkakan /pertumbuhan kelenjar gondok yang tidak normal. Benjolan yang timbul sebagai akibat dari pembengkakan kelenjar gondok ini biasanya terletak pada leher sebelah depan (pada tenggorokan). gondokPenyakit Gondok, pada umumnya menyerang para penderitanya yang memiliki kadar yodium yang sangat minim sehingga menyebabkan suatu kelenjar membesar. Ada dua jenis penyakit gondok yaitu gondok biasa dan gondok beracun. Gondok biasa adalah pembesaran kelenjar tiroid, yaitu kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di bawah pangkal tenggorokan (depan leher), sedangkan gondok beracun (hipertiroid) adalah penyakit gondok biasa yang tidak diobati sehingga lama kelamaan menjadi gondok beracun.

Ciri-Ciri dan Gejala Gondok
  • Demam
  • Sakit Kepala
  • Orchitis, mengacu pada peradangan menyakitkan testis. Pria masa pubertas yang mengembangkan gondok memiliki risiko 30 persen orkitis
  • Parotid peradangan (atau parotitis) di 60-70% dari infeksi dan 95% dari pasien dengan gejala. Parotitis menyebabkan rasa sakit pembengkakan dan lokal, terutama ketika mengunyah. Hal ini dapat terjadi pada satu sisi (unilateral) tetapi lebih umum pada kedua sisi (bilateral) pada sekitar 90% kasus.
Penyebab Gondok
  • Otoimun : tubuh mempunyai zat yang menolak keberadaan  kelenjar tiroid akibatnya sistem tubuh akan berusaha      merusak      kelenjar ini.
  •     Infeksi : infeksi dapat terjadi karena bakteri atau virus. Anak akan    mengalami demam dan terasa nyeri bila diraba.
  • Degenerasi : penurunan mutu jaringan tiroid sehingga bentuk  dan kinerjanya abnormal.
  • Kekurangan yodium.
  • Stress.
Gejala-Gejala Gondok
  • Timbulnya benjolan di leher;
  • Bagian mulut terasa nyeri terutama saat mengunyah ataupun     menelan makanan;
  • Nafsu makan berkurang;
  • Mual hingga muntah;
  • Suhu badan meningkat;
  • Pada bagian telinga terasa berdengung;
  • Demam tinggi hingga muncul keringat dingin;
  • Jantung berdebar-debar serta sering cemas.
Baca juga artikel lainya obat tradisional gondok beracun

Sabtu, 07 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 01.10 in | No comments
Stroke merupakan suatu penyakit defisit neurologis yang bersifat mendadak. Penyebabnya adalah gangguan pada aliran pembuluh darah di otak. beberapa hal yang dapat menyebabkan terganggunya aliran darah di otak antara lain adalah terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah ( stroke iskemik ) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke perdarahan), yang sama – sama dapat menyebabkan aliran suplai darah ke otak terhenti dan muncul gejala kematian jaringan otak. 

Menurut dr.Yuda Turana Sp.S saat ini bukan hanya gejala kelemahan tubuh saja yang menjadi fokus utama tetapi bisa saja terkena gangguan pada fungsi kognitif seperti lupa mendadak, gelap satu mata, pusing, bicara pelo / cadel mendadak, gangguan menelan, kesemutan seluruh badan mendadak, gangguan keseimbangan mendadak.Stroke dapat menyebabkan gangguan baik fisik maupun emosional seseorang.

Apa Saja Faktor Resiko Terjadinya Stroke

Beberapa faktor resiko terjadinya stroke , antara lain

A.     Yang dapat dimodifikasi (diubah), seperti    
      1     Merokok
      2     Alkohol
      3     Diabetes
      4     Hiperlipidemia (hiperkolesterol)
      5     Obesitas
      6     Penyakit Hipertensi yang tidak terkontrol dengan obat
           
B.    Yang tidak dapat dimodifikasi, seperti
      1     Komorbid dengan penyakit jantung (penyakit jantung koroner)
      2     Stenosis arteri karotis
      3     Penyakit anemia sel sabit
      4     Usia lanjut
      5     Pengguna obat –obatan anti pembekuan darah
      6     Memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi yang kronis (jangka waktu lama)
      7     Memiliki riwayat gangguan pembuluh darah
      8     Memiliki riwayat fibrilasi atrium
      9     Memiliki riwayat gangguan pembekuan darah
      10     Riwayat Stroke sebelumnya

Kenali Segera Gejala Khas Stroke

Perlu diingatkan lagi untuk gejala pada penderita stroke tidak hanya kelemahan tubuh saja yang menjadi fokus utama tetapi bisa terjadi gangguan pada fungsi kognitif yang bersifat mendadak, seperti
  • Mendadak mati rasa, kesemutan dan kelemahan pada wajah, tangan, atau   kaki,  pada satu sisi tubuh atau seluruh tubuh
  • Mendadak kebingungan, lupa mendadak, sulit berbicara ataupun sulit mengerti
  • Mendadak muncul masalah penglihatan pada satu atau kedua mata (penglihatan ganda, penglihatan gelap)    
  • Mendadak kesulitan berjalan, dan kehilangan keseimbangan tubuh    
  • Mendadak pusing berat tanpa sebab yang jelas
Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional stroke

Jumat, 06 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 17.35 in | No comments
Penyakit gonore / kencing nanah termasuk salah 1 penyakit yg menakutkan teruntuk pria & wanita cukup umur. Penyakit yg terbeken oleh karena itu efek melalui penyakit kelamin seksual, yg umumnya dialami dengan pra pria & wanita cukup umur yg sudah melangsungkan hubungan seks. Gonore termasuk penyakit menular seksual yg disebabkan dengan bakteri Neisseria gonorhoeae yg menginfeksi lapisan dalam saluran kandung kemih, leher rahim, rektum, tenggorokan, serta bagian putih matorral. Penyakit gonore terkait meraih mneyebar melintasi aliran darah ke bagian tubuh yang lain terutama di dalam kulit & persendian. Apabila penyakit gonore terkait menyerang wanita, lalu wanita tersebut mampu merasa nyeri panggul serta gangguan reproduksi. Penyakit gonore terkait bukan semata-mata menyerang pria & wanita cukup umur. Namun bayi yang anyar lahir sekalipun mampu terinfeksi gonore melalui ibunya apabila semasa consignée kelahiran berlaku pembengkakan di dalam kedua kelopak matanya & mengeluarkan nanah. Apabila bukan lekas ditangani & diobati, mampu menyebabkan kebutaan di dalam bayinya


GEJALA PENYAKIT GONORE / KENCING NANAH

simple Di dalam pria, dapat pergi dari nanah melalui melalui saluran kencing & rasanya amat panas selaku terbakar,
simple Di dalam wanita, infeksi meraih berlaku di dalam saluran kencing, sexual organ ataupun cervic.
simple Wanita pun mampu merasa nyeri perut yg amat hebat
simple Bertambahnya cairan yg pergi dari melalui sexual organ
simple Ujung buah zakar berwarna merah & membengkak
simple Merasa sakit yg luar konvensional saat buang ticket mini
simple Ticket kencing berwarna kuning kehijauan

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional kencing nanah

Kamis, 05 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 20.52 in | No comments
Hingga saat ini penyebab pasti penyakit Alzheimer belum diketahui. Namun melalui penelitian laboratorium tampak jelas bahwa penyakit ini merusak dan mematikan sel-sel otak secara berangsur-angsur. Para ahli berpendapat bahwa matinya sel-sel otak tersebut terjadi akibat gumpalan protein beta-amyloid, serta kusutnya benang-benang protein di dalam sel otak yang menyebabkan peredaran nutrisi atau bahan-bahan lain yang dibutuhkan otak menjadi terganggu.

Ada beberapa faktor risiko yang menurut para ahli dapat memengaruhi otak sehingga memicu penyakit Alzheimer, di antaranya adalah:
  • Umur. Penyakit Alzheimer rentan diidap oleh orang-orang yang telah berusia di atas 65 tahun, dan sebanyak 16 persen diidap oleh mereka yang usianya di atas 80 tahun. Meskipun begitu, sekitar 5 persen kasus Alzheimer terjadi di bawah usia 65.
  • Cidera di kepala. Orang-orang yang yang pernah mengalami cidera berat di kepala memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit Alzheimer.
  • Genetika. Menurut penelitian, mereka yang memiliki orang tua atau saudara dengan Alzheimer akan lebih berisiko terkena penyakit yang sama. Selain itu kurang dari lima persen kasus penyakit Alzheimer terjadi akibat perubahan atau mutasi genetika.
  • Mengidap Down’s syndrome. Gangguan genetika yang menyebabkan terjadinya Down’s syndrome juga dapat menyebabkan penumpukan protein beta-amyloid di otak sehingga memicu terjadinya penyakit Alzheimer.
  • Mengidap gangguan kognitif ringan. Mereka dengan gangguan kognitif dan memori lebih berisiko untuk mengalami Alzheimer nantinya.
  • Kebiasaan hidup yang buruk dan kondisi yang berkaitan dengan penyakit jantung. Menurut penelitian faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, juga dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer, misalnya seperti kurang mengonsumsi makanan yang mengandung serat, kebiasaan merokok, kurang berolahraga, mengidap obesitas, menderita hipertensi dan kolesterol tinggi, dan diabetes.
Baca juga artikel lainya obat herbal penyakit alzheimer

Rabu, 04 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 23.16 in | No comments
Tiroid adalah kelenjar yang berbentuk kupu-kupu di bagian bawah leher, atau juga dikenal dengan kelenjar gondok. Kelenjar ini berfungsi sangat penting dalam proses metabolisme berbeda yang terjadi dalam tubuh. Kelenjar tiroid bertanggung jawab untuk melepaskan dua hormon utama, yaitu triiodothyronine (T3) dan thyroxine (T4). Hormon-hormon ini melaksanakan fungsinya untuk membantu mengendalikan metabolisme dalam tubuh Anda.

Ketika tiroid bekerja dengan normal, hormon tiroid ini dilepaskan ke dalam aliran darah dan beredar ke seluruh tubuh. Mereka membantu sel berbeda untuk memproduksi energi dari makanan yang Kita konsumsi. Hormon juga bertanggung jawab untuk mengatur kadar kalsium dalam darah  dan suhu basal, memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan tubuh, serta membantu perkembangan otak pada bayi. Sayangnya, ada jutaan orang di seluruh dunia ini dengan kelenjar tiroid yang rendah atau terlalu aktif. Hal ini berarti kelenjar tiroid akan menghasilkan hormon tiroid terlalu sedikit atau terlalu banyak,  dan ini akan menyebabkan berbagai gejala dan masalah kesehatan.

Telah banyak diamati bahwa  banyak orang dengan penyakit tiroid biasanya salah didiagnosis, atau diabaikan oleh dokter. Jika Anda adalah salah satu dari mereka, Anda perlu untuk mempertimbangkan diet untuk tiroid. Hal ini bukan hanya akan membantu menyembuhkan, tetapi juga membuat tiroid berfungsi dengan baik.

Berikut Gejala Yang Sering Terjadi :
  • Pada wanita haid tidak teratur.
  • Suara Serak, Kesulitan bernafas.
  • Sering merasa gelisah atau agitasi.
  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening.
  • Buang air besar lebih banyak atau diare.
  • Mata Bengkak atau gatal, Benjolan Di Leher.
  • Kegugupan, Keringat Berlebihan, Tangan gemetaran.
  • Denyut jantung tidak teratur, Mudah lelah, Kedinginan.
  • Mengalami peningkatan berat badan yang tidak jelas.
  • Bola mata menonjol seperti mata membengkak ataupun kelopak mata turun.
Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional kelenjar tiroid

Selasa, 03 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 20.21 in | No comments
Kanker Nasofaring adalah jenis kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut. Penyebab kanker nasofaring belum diketahui dengan pasti. Kanker nasofaring juga dikaitkan dengan adanya virus epstein bar.
Kanker nasofaring banyak dijumpai pada orang-orang ras mongoloid, yaitu penduduk Cina bagian selatan, Hong Kong, Thailand, Malaysia dan Indonesia juga di daerah India. Ras kulit putih jarang ditemui terkena kanker jenis ini. Selain itu kanker nasofaring juga merupakan jenis kanker yang diturunkan secara genetik.

Sampai saat ini belum jelas bagaimana mulai tumbuhnya kanker nasofaring. Namun penyebaran kanker ini dapat berkembang ke bagian mata, telinga, kelenjar leher, dan otak. Sebaiknya yang beresiko tinggi terkena kanker nasofaring rajin memeriksakan diri ke dokter, terutama dokter THT. Risiko tinggi ini biasanya dimiliki oleh laki-laki atau adanya keluarga yang menderita kanker ini.

Pencegahan

    1. Ciptakan lingkungan hidup dan lingkungan kerja yang sehat, serta usahakan agar pergantian udara (sirkulasi udara) lancar.
    2. Hindari polusi udara, seperti kontak dengan gas hasil zat-zat kimia, asap industry, asap kayu, asap rokok, asap minyak tanah dan polusi lain yang dapat mengaktifkan virus Epstein bar.
    3. Hindari mengonsumsi makanan yang diawetkan, makanan yang panas, atau makanan yang merangsang selaput lender.

Pengobatan

Pengobatan kanker nasofaring bisa dilakukan dengan radioterapi, atau kombinasi dengan kemoterapi. Selain itu juga ada kombinasi tambahan lainnya untuk pengobatan kanker ini. Tindakan operasi tidak dilakukan untuk jenis kanker ini karena posisinya yang sulit dan dekat metastase kelenjar getah bening. Tindakan operasi (bedah) yang umum hanyalah biopsi, untuk stadium awal kanker ini jarang dilakukan biopsi.

Baca juga artikel lainya obat tradisional kanker nasofaring

Senin, 02 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 22.08 in , | No comments
Penyakit muntaber bisa disebabkan oleh  kuman, bakteri, atau virus. Muntaber juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi saluran nafas atau radang tenggorokan, infeksi saluran kemih (kencing) dan penyakit tifus. Akan tetapi, yang paling sering menyebabkan muntaber adalah bakteri Eschericia coli (E.coli) yang menyerang usus. Biasanya muntaber terjadi karena seseorang mengkonsumsi makanan yang sudah tercemar dengan bakteri E.coli dan saat itu daya tahan tubuhnya sedang turun (tidak fit).

Ciri-Ciri Muntaber
  • Sakit perut hebat
  • Kembung pada perut, mual dan muntah-muntah
  • Terjadi demam tinggi (yang bisa mencapai 38 drajat C atau lebih)
  • Kepala terasa pusing dan berat
  • Kurang atau kehilangan nafsu makan
Bagaimana Cara Mencegah Muntaber?

Ada banyak cara untuk mencegah muntaber, antara lain:
  1. Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan dalam jumlah yang cukup
  2. Penggunaan air bersih untuk minum
  3. Mencuci tangan sesudah buang air besar dan sebelum makan
  4. Membuang tinja, termasuk tinja bayi pada tempatnya
  5. Menjaga kebersihan jamban keluarga
  6. Menjaga kebersihan rumah, terutama kamar mandi, WC dan dapur
  7. Menjaga kebersihan peralatan makan
  8. Mencuci sayuran, buah, dan bahan makanan sebelum dimasak
  9. Memisahkan perangkat anggota keluarga yang terkena muntaber supaya tidak menular pada yang lain
  10. Jika Anda mempunyai bayi maka berikan ASI eksklusif sampai dengan 6 bulan dan melanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun pertama kehidupan serta sebisa mungkin menghindari penggunaan susu botol.
Baca juga artikel lainya pengobatan muntaber tradisional
Posted by liya aliycia on 16.14 in | No comments
Kanker hati adalah tumor ganas yang menyebabkan kerusakan bentuk dan fungsi organ hati. Kanker ini dapat terjadi pada semua golongan usia, tetapi jarang ditemukan pada usia muda.

Menurut sebuah penelitian di Taiwan  yang proporsi penderita kanker hati pada interval usia 40-59 tahun yaitu 55,54 %, usia < 40 tahun yaitu 27,26%, dan usia >59 tahun yaitu 17,2 %. Di Indonesia sendiri kanker hati banyak ditemukan pada usia 40-50 tahun.

Pada umumnya pria lebih banyak menderita kanker hati daripada wanita, dengan perbandingan masing-masing negara yang berbeda-beda. Kejadian kanker hati  lebih tinggi pada pria, bisa disebabkan karena laki-laki lebih banyak terkena oleh faktor risiko kanker hati seperti virus hepatitis dan alkohol.

Berikut Gejala Awal Ciri Ciri Penyakit Kanker Hati

Berikut ini adalah beberapa gejala awal orang terkena penyakit liver atau kanker hati yang paling umum dan sering terjadi sebelum pada tahap kronis:
  • Tanda awal seseorang mengidap penyakit liver yaitu peradangan pada hati.
  • Perubahan pada air urine menjadi kekuningan atau kecokelatan.
  • Sering mengalami rasa mual ingin muntah, Sering mengalami diare.
  • Mengalami perubahan selera makan yang semakin menurun
  • Tubuh mudah merasa capek, letih, lesu, Perubahan feses menjadi pucat.
  • Mengalami penurunan semangat dalam melakukan aktivitas karena lemas
  • Sering mengalami perubahan pada sistem imunitas tubuh, terkadang naik/turun
  • Sering mengalami nyeri pada perut bagian kanan atas dan gangguan pencernaan
  • Mengalami penurunan berat badan yang cepat karena tidak nafsu makan.
  • Terjadinya pembesaran pada pembuluh darah, Kadar gula darah tergolong rendah.
  • Menurunnya gairah seksual dan libido seksual, Mengalami anemia (kurang darah).
  • Sering mengalami rasa nyeri, linu dan pegal pada persendian
  • Terjadi perubahan pada warna mata dan kulit menjadi kuning.
  • Menimbulkan bau mulut dan bau badan yang kurang sedap.
  • Tubuh mudah memar bila terbentur atau jatuh dan perdarahan pada hidung yang disebabkan tubuh kekurangan protein.
  • Terkadang pada sebagian kecil penderita penyakit hati atau liver, terutama bila menyerang wanita akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur dan masalah keputihan yang tidak normal.
  • Sering terjadi rasa nyeri pada perut sehingga perut membusung seperti orang busung lapar. Hal ini diakibatkan hati mengalami pembengkakan yang kemudian naik ke rongga perut bagian atas dan membuat penderita sulit untuk bernapas.
Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional kanker hati

Minggu, 01 Februari 2015

Posted by liya aliycia on 16.52 in | No comments
Gondok dapat menyerang siapa saja, tapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini. Faktor-faktor pemicu tersebut meliputi:
  • Usia. Risiko gondok meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Jenis kelamin. Wanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria.
  • Faktor keturunan. Memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker tiroid atau penyakit autoimun akan meningkatkan risiko penyakit gondok.
  • Obat-obatan seperti amiodarone dan imunosupresan.
  • Kehamilan dan menopause. Risiko gangguan tiroid meningkat pada saat wanita sedang hamil atau menopause, tapi penyebabnya belum diketahui dengan pasti.
Penyebab Penyakit Gondok

Gondok terkadang sulit ditemukan penyebabnya karena sangat beragam. Tetapi ada beberapa faktor yang umumnya bisa memicu penyakit ini. Di antaranya adalah:
  1. Hipertiroidisme dan hipotirodisme. Penyakit gondok dapat terjadi karena kinerja kelenjar tiroid yang berlebihan (hipertiroidisme) atau menurun (hipotiroidisme). Keduanya akan memicu pembengkakan kelenjar tiroid. Hipertiroidisme umumnya disebabkan oleh penyakit Graves. Sementara hipotiroidisme dapat dipicu oleh kekurangan iodin atau penyakit Hashimoto. Penyakit Hashimoto dan penyakit Graves merupakan kondisi autoimun.
  2. Defisiensi iodin. Iodin dibutuhkan kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid. Zat ini dapat ditemukan dalam ikan, tiram, rumput laut, sereal, gandum, serta susu sapi. Karena kekurangan iodin, kinerja kelenjar tiroid akan menurun dan mengalami pembengkakan.
  3.  Merokok. Asap tembakau yang mengandung senyawa tiosianat dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam memanfaatkan iodin.
Di samping penyebab umum di atas, gondok juga dapat terjadi akibat hal-hal berikut:
  • Keberadaan nodul dalam kelenjar tiroid.
  • Pengaruh kanker tiroid.
  • Inflamasi kelenjar tiroid akibat infeksi virus, bakteri, atau obat-obatan tertentu.
  • Kadar iodin yang berlebihan dalam tubuh.
  • Perubahan hormon karena pubertas, kehamilan, dan menopause.
  • Pajanan radiasi, misalnya saat menjalani radioterapi.
  • Pengaruh obat litium yang umumnya digunakan untuk menangani depresi dan gangguan bipolar.
Baca juga artikel lainya pengobatan alami gondok

Search Our Site

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter